Home Games Music Angklung Instrument
Angklung Instrument
Angklung Instrument
1.28
11.44MB
Android 5.0+
Jul 05,2026
3.2

Application Description

Angklung - Alat Musik Tradisional Indonesia

Istilah angklung berasal dari bahasa Sunda "angkleung-angkleung" yang menggambarkan gerakan pemain mengikuti irama. Sedangkan "klung" merujuk pada bunyi nada yang dihasilkan instrumen musik ini.

Struktur dan Pembuatan Angklung

Setiap nada dihasilkan dari tabung bambu dengan ukuran berbeda. Ketika digoyangkan, tabung-tabung ini menciptakan melodi yang harmonis. Karena itu, permainan angklung biasanya dilakukan secara berkelompok untuk menciptakan komposisi musik lengkap.

Angklung tradisional dibuat dari bambu hitam (Awi wulung) atau bambu ater (Awi temen) yang berwarna kuning keputihan saat kering. Dalam pembuatannya, 2-4 tabung bambu dengan ukuran berbeda dirangkai dan diikat kuat menggunakan rotan.

Teknik Bermain Angklung

Cara memainkan angklung cukup sederhana dengan menggoyangkan bagian bawahnya sambil memegang kerangka atas. Terdapat tiga teknik dasar:

  1. Kerulung (Getar): Teknik dasar dengan menggetarkan tabung ke kiri-kanan berkali-kali
  2. Centok (Sentak): Menarik tabung secara cepat untuk menghasilkan bunyi sekali
  3. Tengkep: Menggetarkan satu tabung sambil menahan tabung lainnya

Jenis-Jenis Angklung

Seiring perkembangan budaya, muncul berbagai jenis angklung di Indonesia:

1. Angklung Kanekes

Khas masyarakat Baduy yang hanya dimainkan dalam upacara menanam padi. Pembuatannya pun hanya dilakukan oleh orang Baduy Dalam.

2. Angklung Reog

Berfungsi sebagai pengiring tari Reog Ponorogo dengan ciri bunyi lebih keras dan hanya memiliki dua nada. Juga dikenal sebagai klong kluk.

3. Angklung Dogdog Lojor

Digunakan dalam ritual penghormatan tanaman padi oleh masyarakat adat Banten Kidul. Dimainkan oleh enam orang dengan format khusus.

4. Angklung Badeng

Asal Garut yang awalnya untuk ritual pertanian, kemudian digunakan sebagai alat dakwah Islam. Memerlukan sembilan jenis angklung berbeda dalam satu set.

5. Angklung Padaeng

Inovasi Daeng Soetigna tahun 1938 dengan sistem nada diatonik sehingga bisa dimainkan bersama alat musik modern. Pengembangannya dilanjutkan oleh Handiman Diratmasasmita dan Udjo Ngalegena.

Screenshot

  • Angklung Instrument Screenshot 0
  • Angklung Instrument Screenshot 1
  • Angklung Instrument Screenshot 2
  • Angklung Instrument Screenshot 3

    Reviews

    Post Comments